Tampilkan postingan dengan label Liburan Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liburan Sekolah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Juli 2015

SELAMAT IDUL FITRI 1436 H




KELUARGA BESAR SEKOLAH DAPENA YAYASAN DAPENA 
Pengurus, Guru dan Karyawan Mengucapkan 
SELAMAT IDUL FITRI 1436 H

Sabtu, 03 Agustus 2013

Selamat Idul Fitri 1434 H




KELUARGA BESAR SEKOLAH DAPENA  YAYASAN DAPENA
Pengurus, Guru dan Karyawan

Mengucapkan

SELAMAT IDUL FITRI 1434 H

Rabu, 22 Desember 2010

Hari Ibu di Indonesia - 2010



M - O - T - H - E - R

"M" is for the million things she gave me,

"O" means only that she's growing old,

"T" is for the tears she shed to save me,

"H" is for her heart of purest gold;

"E" is for her eyes, with love-light shining,

"R" means right, and right she'll always be,

Put them all together, they spell

"MOTHER,"

A word that means the world to me.
Howard Johnson (c. 1915)

Kasih Ibu

Kasih Ibu, kepada beta

Tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi, tak harap kembali

Bagai sang surya menyinari dunia



Jumat, 04 Juni 2010

Hak Bermain Hilang, Anak Gampang Stres


Image




















Ketua Komnas Perlindungan Anak Dr Seto Mulyadi menilai saat ini banyak terjadi pelanggaran hak anak dengan mengharuskan mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk belajar.

Menurut pemerhati anak yang akrab dipanggil Kak Seto itu, anak-anak yang dituntut belajar terus dan waktu bermainnya hilang justru akan rentan mengalami stres.

"Tanda-tandanya anak-anak menjadi nggak suka makan atau bahkan berperilaku menyimpang seperti merokok," ungkapnya di Surabaya, Rabu (2/6/2010).

Oleh karena itu, Seto mengimbau Hari Anak Internasional pada setiap tanggal 1 Juni perlu disikapi dengan tekad untuk menyediakan taman bermain di mana-mana.

"Saya setuju kalau mahasiswa merancang playhouse yang bisa dipindahkan dengan sistem bongkar pasang, dan cocok untuk gang yang sempit di kampung-kampung. Masyarakat menengah ke bawah membutuhkan tempat bermain yang tidak mahal," paparnya.

Di Jepang atau Korea, ungkapnya, kantor-kantor sudah menyediakan tempat bermain bagi anak-anak yang mengikuti orangtua bekerja. "Pemenuhan hak bermain itu bagus, karena anak-anak akan lebih bahagia, lebih kreatif, dan saat dewasa kelak tidak akan mempermainkan rakyat," tandasnya.

Ia mengaku anak-anak sebenarnya membutuhkan lapangan rumput yang lebih luas, tapi taman bermain seadanya juga cukup dibandingkan dengan tidak ada sama sekali.

"Masalahnya, ada taman bermain yang masih membahayakan anak-anak, seperti ada besi yang tajam, cat yang beracun, dan tempatnya tidak bersih," kilahnya.

Di sela waktunya menjadi juri lomba desain ruang bermain anak di Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya, Kak Seto juga mengingatkan semua orangtua bahwa hak bermain bagi anak itu penting untuk menumbuhkan kreativitas moral atau budaya dalam mengendalikan emosi lebih positif di masa-masa selanjutnya.
Sumber : www.kompas.com

Jumat, 12 Juni 2009

Persiapan Ketika Berlibur Bersama Anak



Persiapan Ketika Berlibur Bersama Anak

Berlibur keluar kota atau keluar negeri selama berhari-hari bersama keluarga tentu amat menyenangkan. Mengunjungi museum, pasar tradisional, mal atau bhahkan menonton pertunjukan kebudayaan pasti akan lebih mengesankan jika dilakukan bersama keluarga.

Selain beristirahat, berlibur bersama keluarga merupakan media yang paling ampuh untuk mengajarkan pada anak adat istiadat, bahasa dan kebudayaan setempat. Lebih efektif dan mengesankan ketimbang bercerita lewat mulut.

Namun demikian demikian bukan berarti semua bisa berjalan mulus tanpa kendala. Jika usia anak anda masih balita, salah satu kendalanya adalah barang bawaan yang cenderung cukup banyak. Apalagi jika anda sekeluarga berpergian lebih dari 7 hari.

Sebenarnya hal ini tidak perlu menjadi beban. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dijadikan solusi mengenai masalah barang bawaan, antara lain :
Membawa pakaian seperlunya saja. Idealnya membaca 1 celana jeans, 2 celana sanbtai berbahan kartunb yang berwarna gelat, 2 t-shirt, 1 kemeja, 1 stel pakaian tidur, 4 pasang pakaian dalam dan 1 pasang kaos kaki.
Membawa handuk kecil untuk mengantisipasi jika ternyata hotel tempat anda menginap tidak menyediakan handuk.
Bawa obat-obatan resep dokter seperlunya saja, mengingat di minimarket sekalipun sangat mudah ditemukanobat bebas.
Sama halnya dengan popok sekali pakai, bawa seperlunya saja, karena toh banyak tempat yang menjualnya.
Membawa detergen kemasan kecil untuk mencuci beberapa helai baju dan pakaian dalam. Ketimbang membawa pakaian dalam jumlah yang banyak, membawa detergen kemasan kecil dan memanfaatkan dryer serta hangere hotel jauh lebih efektif.
Untuk melicinkan pakaian bawa serta traveling iron berukuran kecil yang akan membantu anda menghaluskan pakaian.

Denagn pangaturan yang benar dan simpel, koper berukuran 25 ” bisa pas untuk keluarga kecil dnegan 2 anak balita. Jika masih butuh tempat untuk buah tangan, bawa saja hand bag tambahan atau koper ukuran 28″.

Dengan begitu tak ada lagi alasan repot mengajak anak berjalan-jalan keluar kota atau ke luar negeri.

Sumber : Kompas, Minggu 4 Mei 2008