SEKOLAH SWASTA NASIONAL, BERKARYA DALAM PENDIDIKAN SEJAK TH. 1957, MEMPERHATIKAN TUMBUH KEMBANG SISWA SESUAI AGAMA YANG DIANUT ( BUDHA, HINDU, ISLAM, KATOLIK, KRISTEN, KONGHUCU ) MENGAJARKAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DAN SOSIALISASI BERMASYARAKAT LOKASI SEKOLAH : PG/TK/SD DAPENA Jl. Dinoyo 33, Surabaya ( 5678227-5634475 ) SMP/SMA DAPENA Jl. Sumatera 112-114, Surabaya ( 5035535-5031453 ) fax. 5053646 email : sekolahdapena@gmail.com twitter: @sekolahdapena facebook: yayasandapena sekolahdapena
Kamis, 17 Desember 2015
Sabtu, 11 Juli 2015
SELAMAT IDUL FITRI 1436 H
Sabtu, 03 Agustus 2013
Selamat Idul Fitri 1434 H
Rabu, 22 Desember 2010
Hari Ibu di Indonesia - 2010


Kasih Ibu
Kasih Ibu, kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi, tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia
Jumat, 04 Juni 2010
Hak Bermain Hilang, Anak Gampang Stres
Ketua Komnas Perlindungan Anak Dr Seto Mulyadi menilai saat ini banyak terjadi pelanggaran hak anak dengan mengharuskan mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk belajar. Menurut pemerhati anak yang akrab dipanggil Kak Seto itu, anak-anak yang dituntut belajar terus dan waktu bermainnya hilang justru akan rentan mengalami stres. |
Jumat, 12 Juni 2009
Persiapan Ketika Berlibur Bersama Anak
Berlibur keluar kota atau keluar negeri selama berhari-hari bersama keluarga tentu amat menyenangkan. Mengunjungi museum, pasar tradisional, mal atau bhahkan menonton pertunjukan kebudayaan pasti akan lebih mengesankan jika dilakukan bersama keluarga.
Selain beristirahat, berlibur bersama keluarga merupakan media yang paling ampuh untuk mengajarkan pada anak adat istiadat, bahasa dan kebudayaan setempat. Lebih efektif dan mengesankan ketimbang bercerita lewat mulut.
Namun demikian demikian bukan berarti semua bisa berjalan mulus tanpa kendala. Jika usia anak anda masih balita, salah satu kendalanya adalah barang bawaan yang cenderung cukup banyak. Apalagi jika anda sekeluarga berpergian lebih dari 7 hari.
Sebenarnya hal ini tidak perlu menjadi beban. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dijadikan solusi mengenai masalah barang bawaan, antara lain :
Membawa pakaian seperlunya saja. Idealnya membaca 1 celana jeans, 2 celana sanbtai berbahan kartunb yang berwarna gelat, 2 t-shirt, 1 kemeja, 1 stel pakaian tidur, 4 pasang pakaian dalam dan 1 pasang kaos kaki.
Membawa handuk kecil untuk mengantisipasi jika ternyata hotel tempat anda menginap tidak menyediakan handuk.
Bawa obat-obatan resep dokter seperlunya saja, mengingat di minimarket sekalipun sangat mudah ditemukanobat bebas.
Sama halnya dengan popok sekali pakai, bawa seperlunya saja, karena toh banyak tempat yang menjualnya.
Membawa detergen kemasan kecil untuk mencuci beberapa helai baju dan pakaian dalam. Ketimbang membawa pakaian dalam jumlah yang banyak, membawa detergen kemasan kecil dan memanfaatkan dryer serta hangere hotel jauh lebih efektif.
Untuk melicinkan pakaian bawa serta traveling iron berukuran kecil yang akan membantu anda menghaluskan pakaian.
Denagn pangaturan yang benar dan simpel, koper berukuran 25 ” bisa pas untuk keluarga kecil dnegan 2 anak balita. Jika masih butuh tempat untuk buah tangan, bawa saja hand bag tambahan atau koper ukuran 28″.
Dengan begitu tak ada lagi alasan repot mengajak anak berjalan-jalan keluar kota atau ke luar negeri.
Sumber : Kompas, Minggu 4 Mei 2008








