Rabu, 04 November 2009

Memilih Paket Blackberry


Terkenal handal untuk urusan email dan messaging, membuat produk BlackBerry cukup digandrungi beragam kalangan, sukses ini tentu tak bisa lepas dari peran operator selular, layanan BlackBerry amat bergantung pada kualitas jaringan internet yang diselenggarakan pihak operator. Saat ini tawaran paket jual BlackBerry terbilang gencar di promosikan. Setiap operator rasanya memberikan pilihan yang satu sama lain tak beda jauh. Berikut tips singkat memilih paket BlackBerry dari Faizal Adiputra, pengguna BlackBerry yang kini bekerja disalah satu operator CDMA nasional.

1. Selera Adalah Segalanya
Sebelum bicara paket tarif, tentukan jenis handset yang Anda inginkan. Secara garis besar ada dua jenis tipe, yakni QWERTY dan suretype. Handset terbaru, baik suretype maupun QWERTY hampir semuanya mempunyai kemampuan multimedia dan kamera dengan resolusi minimal 2 mpix. Pemilihan tergantung dengan kebutuhan dan selera masing-masing individu karena terkait sekali dengan kebiasaan serta style nya.

2. Kemudahan Navigasi
Handset QWERTY rata-rata bentuknya agak lebar dengan ketebalan beragam. Sekalipun lebar, desainnya di buat sedemikian rupa agar tetap enak di gengaman tangan. Sedangkan handset suretype bentuk nya rata-rata adalah seperti candy bar layak nya handset lain nya. Dalam handset suretype, peletakan huruf dalam satu tombol ada dua. Untuk menginput kalimat, bisa menggunakna metoda multitap (menekan beberapa kali sesuai dengan huruf yang akan di munculkan), atau dengan metode predictive input suretype. Untuk penggunaan bahasa asing, metode suretype ini sangat membantu sekali.

Bagi mereka yang mempunya kebutuhan untuk dapat melihat di layar yang lebar dan tidak masalah dengan bentuk yang agak lebar, pasti akan memilih handset tipe QWERTY, terlebih dengan metode pengetikan yang seperti layaknya keyboard computer, bisa di pastikan tidak ada masalah.

Sedangkan bagi mereka yang menginginkan keringkasan, dan tidak bermasalah untuk belajar mengetik secara suretype ataupun multitap, maka pilihan nya akan jatuh ke handset type Suretype. Di kalangan komunitas ID-BlackBerry, pengguna handset suretype sering disebut sebagai golongan Fashionista. Untuk handset terbaru, semuanya menggunakan metode navigasi trackball atau yang sering disebut pada komunitas ID-BlackBerry sebagai ”pentil”. Sedangkan handset sebelum nya menggunakan metode navigasi trackwheel.

3. Operator Penyedia, 
Pilihlah operator penyedia layanan sesuai dengan kepuasan anda

4. Paket Tarif
Untuk biaya berlangganan, hampir bisa di katakan semua operator memberikan biaya berlangganan yang sama (sekitar 150 ribu – 200 ribu per bulan). dengan biaya berlangganan tersebut diberikan akses layanan tanpa batas untuk jalur yang menggunakan APN BlackBerry.Net. Untuk akses layanan menggunakan jalur APN operator masing-masing, di berikan batasan mulai dari 50 MB. Hanya Telkomsel yang saat ini masih memberikan layanan akses jalur APN BlackBerry.Net dan APN Operator terbatas sekitar 25 MB per bulan. Selebih nya akan di kenakan tarif charging per KB.

5. Tarif Untuk Kelebihan Pemakaian
Ada baiknya juga memperhatikan tarif untuk kelebihan pemakaian data. Masing-masing operator memberikan tarif yang berbeda untuk kelebihan pemakaian data per kilobyte nya.

6. Pahami Kelebihan dan Kekurangan Tiap Operator
Masing-masing Operator mempunyai kelebihan dan kekurangan, seperti pada soal coverage dan kualitas jaringan GPRS/3G. Sehingga untuk seorang eksekutif profesional yang sangat tergantung dengan ketersediaan jaringan, sudah sepantasnya menggunakan layanan minimal dari dua operator yang berbeda untuk saling melengkapi. Misal nya, apabila ada masalah dengan operator-1, maka masih bisa menggunakan layanan dari operator-2, dan sebalik nya. Apalagi saat ini sudah tersedia layanan on demand maupun Prepaid yang bisa di gunakan sesuai dengan kebutuhan. Khusus untuk layanan corporate, selain dari jaringan operator yang bersangkutan, layanan BlackBerry juga sangat tergantung dengan jalur koneksi internet yang digunakan oleh perusahaan tersebut.




Menghindari Radiasi Ponsel

Radiasi ponsel yang menyebabkan gangguan kesehatan hingga sekarang memang masih menjadi perdebatan, meski masih dalam perdebatan, sebagai produk elektronik yang memancarkan gelombang, keberadaan ponsel perlu pengaturan dan tata cara pakai yang pas dan aman, demikian diungkapkan Dr George Carlo. Pensiunan peneliti industri ponsel dari Amerika menyebutkan setiap tahun terjadi 30 sampai 50 ribu kasus gangguan kesehatan akibat ponsel. Dr. Carlo juga memprediksi pada tahun 2010 di Amerika bakal terjadi 500 ribu kasus gangguan keseharan akibat ponsel per tahun. Dalam kaiatan tersebut, Taraka Serrano, penulis dan advokat kesehatan memberikan beberapa tips yang sekiranya berguna untuk menghindari radiasi dari ponsel.

1. Batasi Penggunaan Waktu bicara
Biasakan untuk membatasi waktu bicara di ponsel, paling tidak persiapkan terlebih dahulu materi untuk pembicaraan. Setelah dua menit Anda berbincang di ponsel maka aktifitas natural electrical akan mulai meningkat ke otak.

2. Rentan Terhadap Anak-anak
Anak-anak tentu memiliki ketahanan fisik yang lebih lemah ketimbang orang dewasa, termasuk dalam hal radiasi ponsel. Untuk itu biasakan Anak Anda untuk tidak terlalu sering memanfaatkan ponsel untuk aktifitas voice. Tapi Anak-anak perlu juga diberi pemahaman untuk pemanfaatan ponsel dikala darurat.

3. Manfaatkan Airtube Headset
Walau telah menggunakan headset bukan berarti Anda bisa terbebas dari efek radiasi. Salah satu solusi yakni manfaatkan airtube headset. Jenis headset ini dilengkapi lubang atau rongga pada speakernya.

4. Jangan Masukkan Ponsel di Saku Celana
Material bahan di celana kadang dapat menjadi konduktor yang cepat untuk radiasi, ketimbang reaksi ke bagian kepala. Salah studi mengungkapkan posisi ponsel di saku celana, terutama dekat lipatan paha bisa berpengaruh pada kualitas sperma hingga turun 30 persen. Ini bisa menjadi perhatian penting bagi para pria.

5. Jeda Saat Melakukan Panggilan
Saat Anda menggunakan ponsel tanpa headset, tunggu beberapa saat sampai panggilan Anda terkoneksi ke jaringan operator, baru kemudian tempelkan telinga ke speaker. Sedikit banyak hal ini bisa mengurangi efek radiasi.

6. Jangan Gunakan Ponsel di Elevator
Elevator (Lift) telah menjadi standar fasilitas di gedung-gedung bertingkat. Elevator pun kini sudah banyak yang dilengkapi penguat sinyal oleh para operator. Namun ada pendapat untuk menunda bertelepon di dalam ruang metal tertutup, dalam hal ini adalah elevator dan kendaraan box. Alasannya aktifitas ponsel dapat memicu hukum Faraday sehingga bisa menjebak radiasi yang dipancarkan dan di khwatirkan akibatnya berbalik ke pengguna.

7. Indikator Kekuatan Sinyal
Dikala ingin melakukan panggilan, sebaiknya perhatikan pula kondisi jaringan operator di layar ponsel. Jika melakukan panggilan di saat sinyal lemah atau satu bar maka proses kerja ponsel untuk terkoneksi ke jaringan operator bertambah berat. Ini juga membawa efek pada tingkat radiasi.

8. Gunakan Ponsel dengan SAR Rendah
Setiap ponsel yang beredar memiliki tingkat SAR (specific absorption rate) yang berlainan. SAR diartikan sebagai ukuran tingkat penyerapan energi dari RF (radio frequency) yang dapat masuk ke dalam tubuh. Semakin rendah tingkat SAR maka kian bagus ponsel yang dimaksud. Indikator SAR umumnya sudah disertakan dalam buku manual pengoperasian ponsel.

9. EMF Protection
Gunakan perangkat baik ponsel ataupun lainnya dengan validasi EMF (electronic filed) protection. Salah satu yang mencuat saat ini seperti pemanfaatan bio energy. Radiasi EMF dapat bersifat kumulatif pada tubuh Anda, wujud yang paling mudah dilihat yakni biological stress.

10. Mengkonsumsi Suplemen
Radiasi dari perangkat Microwave di base station dapat mengurangi tingkat anti oxidant di dalam tubuh. Hal ini bisa menjadi ancaman sebab anti oxidant diperlukan tubuh untuk perlindungan dan membawa pengaruh pada indikator stress, infeksi dan penyakit-penyakit lain. Untuk itu Anda perlu mengkonsumsi suplemen yang mengandung elemen Melatonin, Zinc, Gingko Biloba dan Bilberry Extract. Keempat elemen tersebut bisa meningkatkan anti oxidant, melindungi sel otak dan kesehatan mata.